The Bad Anniversary


Title : The bad Anniversary

Author : Shinstarkey (@nanonadiaa)

Main cast :

  • Krystal Jung SooJung
  • Choi Minho

Length : Drabble

Genre : Romantic

Rating : PG-12

Language : Indonesia

NOT FOR SILENT READER!

**

“Krystal… kau sudah sadar?”

“Syukurlah.. kau sudah sadarkan diri….”

terdengar beberapa suara yang sepertinya berada di sekitarku. Aku mencoba membuka mataku walau semua pandangan masih sangat buram. dan.. uhm.. kepalaku.. sakit sekali.. seperti habis di tertimpa benda berat. Aku mencoba bangkit tapi rasanya badan ini berat. oh tuhan. apa yang terjadi..?

“kau jangan banyak bergerak..” sahut sebuah suara lagi dan kini ada sebuah tangan yang menahanku agar tidak bangkit dari tidur.

“Dimana aku?” tanyaku sambil berusaha lebih membuat diriku sadar seutuhnya.

“kau ada di rumah sakit..”

aku mengenali suara itu, itu pasti Sulli. sahabatku.  Sulli menggenggam tanganku dan suaranya tadi terdengar sangat khawatir.

Kini pandanganganku mulai jelas. aku melihat Luna Eonni, Amber Eonni , Victoria Eonni yang juga berada di sekelilingku. mereka sahabat satu dorm-ku.

“Apa yang terjadi dengan… Ahw,.. kepalaku” rintihku karena rasa sakit yang sangat menusuk di kepalaku. dan baru aku sadari kini kepalaku sudah berbalut perban.

“kau tidak boleh banyak bergerak.. lukamu belum kering” kata Victoria Eonni dengan panik.

“Kau kecelakaan, Krystal.. dan lukamu cukup parah.” kini suara amber yang terdengar khawatir menatapku.

‘deg’

“kecelakaan? … Minho Oppa“

Kini yang terlintas di kepalaku adalah Minho Oppa. Aku ingat aku bersamanya tadi. makan siang bersama, jalan-jalan untuk merayakan anniversary kedua kami. kemuadian kami tertawa bersama di mobil dan Aku ingat… sebuah bisa menabrak mobil kami dan.. semua gelap.

Aku segera bangkit dari tidurku mencoba mengangkat tubuhku walau ini rasanya berat, sakit, pusing.. tapi aku tidak perduli..

“AKKHHH…” aku mencabut infus yang menempel pada nadi-ku. Aku tidak perduli keadaanku sekarang. yang terlintas hanyalah bayangan seorang Minho Oppa.

“Krys.. Krystaalll!!.. kau mau kemana” teriak Luna dan Sulli kepadaku. Aku tidak perduli semua teriakan mereka. Sulli menggenggam tanganku mencegahku untuk meninggalkan Ruangan.

“Kau mau kemana Krystal?”

“minho Oppa… Dimana dia? bagaimana keadaannya?” Aku berteriak pada Sulli.

Sulli hanya diam dan menangis. aku rasa memang ada yang tiak beres dan forasatku mengatakan bahwa ada sesuatu yang buruk menimpa Minho Oppa.

Aku tak perduli yang lain lagi. aku terus berlari keluar kamar menyusuri lorong rumah sakit yang sempit. air mata ini selalu keluar dari sudut mataku.

‘brukk’

Tubuhku terpental kebelakang karena sepertinya aku menabrak seseorang dengan keras.

“Krystal?…”

Aku mendongakkan kepalaku, terlihat Key Oppa yang sepertinya kaget melihat wujudku. Key Oppa membantuku berdiri.

“mengapa kau disini? kau belum sembuh Krystal!” sahut Key Oppa hendak menarikku menuju kamar rawatku lagi. Segera ku tepis tangannya kasar.

“Dimana Minho Oppa??! Dia baik-baik saja kan?!!” Air mata kini tetap membanjiri wajahku. Key Oppa hanya terdiam tidak berkata apa-apa. mengapa semua orang diam ketika aku bertanya tentang minho Oppa? Apa semua bisu?!

“Jawab Oppa!!” bentakku lagi.

Key Oppa menghela nafas pelan dan menundukan kepala. Perasaanku semakin tidak karuan. apa yang sebenarnya terjadi?!

“Kau harus menguatkan dirimu…” kata key Oppa pelan. aku tidak tahu apa maksudnya. wajahnya kini terlihat muram. ya tuhan.. ada apa dengan Minho Oppa?

“katakan Oppa!!”

Key Oppa menggandeng tanganku menuju suatu ruangan yang terletak memang tidak jauh dari ruangan dimana aku terbangun tadi.

Suara isak tangis. Ya,  itu yang bisa aku dengar dari luar Ruangan. Perlahan-ku buka pintu itu pelan. Suara isak tanginpun lebih terdengar.

__

Author P.o.v

“Ajumma” gumam Krystal ketika ia menatap ibu dari kekasinya itu. ibu dari Minho yang menangis tersedu-sedu sambil berteriak menyebut nama anak bungsunya tersebut. krystal belum bisa mencerna apa yang da lihat sekarang. mengapa semua menangis? mengapa semua memanggil nama Minho?

krystal melangkah pelan. airmata kini sudah mulai berjatuhan membasahi pipinya. ia yakin bahwa asa sesuatu yang pasti tidak beres.. ia yakin itu.

“minho Oppa…” rintihnya sambil terus berjalan lurus.

perlahan mulai terlihat seseorang yang berbaring, terbujur kaku dengan selimut yang manutupinya. kini Krystal sudah bisa berfikir. dan ia tahu apa maksud dari perkataan Key dan apa maksdu dari semua orang menangis.

“Minho Oppa…” di panggilnya nama itu sekali lagi sambil berjalanmendekat kearah tubuh yang kini hanya terdiam di tempatnya. Krystal masih terus berharap dalam hatinya bahwa tubuh yang terbaring itu bukanlah kekasihnya.. bukanlah seseorang yang selama ini memaninya, menyayanginya.. bukanlah seseorang yang dia cintai.. bukan Minho.

“katakan kalau itu bukan Minho Oppa?!” teriak Krystal kepada semua yang ada dalam ruangan itu. Ibunda Minho segera menghampiri krystal dan memeluk gadis yang masih belia itu walau tangisan masih membanjiri wajahnya.

“Krystal.. “ di belainya rambut Krystal lembut oleh orang yang sudah Krystal anggap sebagai ibunya sendiri. “kau harus kuat.. kau harus merelakannya..” lanjutnya.

Krystal menggelengkan kepalanya, dia memang belum bisa menerima apa yang terjadi. Dibukanya perlahan selimut putih itu. dan kini ia dapat melihat sosok Minho yang sudah terpejam dengan, memucat dan berbagai luka yang menghiasi wajahnya.

Krystal tidak bisa menahan tangisnya lagi. dadanya kini serasa di tekan, dia tak bisa bernafas lagi. “kau tidak mungkin meninggalkan aku, Oppa?!! kau tidak boleh meninggalkanku! kau sudah janji padaku!! Oppa….” tangisannya kini semakin menjadi-jadi. Krysla mencoba membangunkan Minho, tapi percuma.. itu hanya sebuah tubuh tanpa nyawa. hanya bisa terdiam dan tidak memperdulikan tangisan Krystal yang menjadi-jadi.

“Minho memelukmu saat kau dan minho di temukan tadi. ia memelukmu saat kecelakaan berlangsung.. dia terus memelukmu agar kau tidak kenapa-kenapa dan dia mengorbankan nyawanya untukmu krystal…” suara key kini terdengar.

Tangisan Krystal kini yang memenuhi ruangan itu. ia lelah menangis, kepalanya sakit, tubuhnya sakit.. tapi menerima kepergian minho itu jauh lebih sakit dari yang dia alami.

**

Krystal p.o.v

Airmata ini terus saja keluar, keluar tanpa lelah. Apa yang aku takutkan benar-benar terjadi. Minho Oppa pergi, benar benar pergi.. aku tidak kuat menerima ini semua.

hari ini.. harusnya aku bahagia berdua dengan Minho Oppa.. hari ini anniversary kami.  hari dimana memperingati buhungan kami yang sudah berjalan dua tahun. Tapi hari ini malah di penuhi oleh tangisan.

Hampa.. itu yang aku rasakan.. Hampa tanpa Minho Oppa yang biasnaya selalu menemaniku.

“Krystal.. “ panggil semuah suara kearahku. aku tahu, itu pasti Ajumma.

“ya, ajumma..” aku mencoba menghapus airmataku walau percuma.

“Ajumma menemukan ini di mobil Minho.. “ kata ajumma sambil menyerahkan sebuah bungkusan berwarna pink yang sedikit ternodai oleh merah darah.

“Ajumma yakin ini milik kau dan Minho.. “

Aku segera meraih bungkusan itu. ku buka isinya dan aku menemukan kotak yang terhias begitu cantik dengan pita ungu yang menghiasi kotak itu. Aku buka perlahan.

sepasang cincin terletak di tengah-tengah kotak. cincin yang sangat cantik. sepucuk surat terselip di dalam kotak itu. aku membukanya dan membaca setiap kalimat yang tertulis disana.

Happy 2nd Anniversary!

Krystal.. cincin ini adalah pengikat cinta kita. anggap saja cincin ini sebagai cincin pernikahan sungguhan karena cincin ini khusus ku beli untuk wanita yang paling aku cintai. cincin ini untuk mengikat kita berdua. agar kita tidka akan terpisah.

Aku sangat mencintaimu Krystal.. melebihi hidupmu. aku lebih baik mati daripada kau menderita. Ah aku memang tidak bisa meaangkai kata-kata cinta jadi maaf bila suratku ini tidak berguna tapi yang jelas aku sangat mencintaimu.

ALWAYS LOVE YOU. MINHO

Aku mulai mengeluarkan airmataku yang kini malah semakin deras terjun ke pipiku. hatiku serasa semakin sakit. Aku tidak tahu apa yang harus aku perbuat lagi. Aku butuh Minho Oppa..

~~

Apapun yang terjadi.. ada atau tidak ada nya dirimu di sini.. aku akan tetap mencintaimu Minho Oppa… Kau akan tetap di hatiku walaupun kau sudah pergi ke surga…

Aku juga akan selalu mencintaimu.. dan akan tetap mencintaimu.. seumur hidupku.. aku janji itu…

Minho Oppa… saranghae…..

**

Mohon di maafkan karena PASTI BANYAK SALAH KATA.

aku gak priksa lagi.. hehehhe MAAF

Maaf bangte kalo ini ff sebenernya tidak bermutu sama sekali.. ini FF hanya iseng2 semata karena lagi bosen dan menggalau.. jadinya malah nagco.. ini ff rekor loh.. jadinya cuma 1 jam.. biasnya aku kalo bikin ff berjam-jam.. haha malah serarian.. buahhahah…

bagi yang berbaikhati menghargai saya..

jangan lupa

Comment dan Like nya yah ^^

Iklan

31 pemikiran pada “The Bad Anniversary

  1. hiks hiks hiks……………………….
    keren banget cingu, bikin ff cuma 1 jam #daebak#
    minho oppa, selamat tinggal “sambil .dada2.geje”
    hiks hiks hiks “lagi?” #dasar.komen kagak.jelas#
    “lha.nanti.kalo.gk.komen.authornya.marah”
    heheheheh……. “berakhir.dengan.bahagia?”
    ===============================

  2. huaaaa nangis bareng krystal.
    kenapa meninggal? huaaaaa.
    tapi asli kerennnn walau ada yang salah.
    tapi tetep kerennnnnn minstal is the best

  3. huhuhu aku kuat kok ahjumma huhuhu *berasa Krystal*/plakplakplak
    keren chinguu~
    tapi minong gamati kok. nih ada di rumahku lagi ngepel (?)/bukbakbuk

  4. mau nangis niihhh *gapenting
    ffnya daebak eonnie
    ohiya, salam kenal ya onn, readers baru yg sempat menjabat(?) jadi silent readers

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s