Our Baby – Chapter 4

Title : Our baby

Chapter : 4

Author : Shinstarkey (@nanonadiaa)

cast :

  • Key Kim Kibum
  • Amber Josephine liu

Minor cast :

  • Shinee member
  • f(x) Member

Genre :Romance

Length : chaptered

Rating : PG

Language : Indonesia

Disclaimer : Plot tentu punya aku.. Amber, key dan yang lain punya emak nya masing-masing. cerita ini murni dari hasil khayalan author, bahkan sebelum Amber ngilang gak pulang-pulang dari LA. cerita ini di ambil pada masa f(x) promo mini Album NU ABO

Previous: Chapter 1 | Chapter 2  | Chapter 3

NOT FOR SILENT READER

___

Chapter 4 – Pengakuan II

Mrs.Kim menarik tangan Key agar menjauh dari wanita yang Mrs.Kim Anggap terlalu hina untuk menikah dengan Key. “Kau tidak boleh menikah dengan dia!! Eomma tidak akan pernah merestuimu! Gugurkan saja bayi nya.. eomma tidak butuh cucu dari dia.. “

Key menghempaskan tangan ibunya dengan kasar. Mungkin di benaknya sekarang tidak ada lagi kata sopan untuk sang ibu yang selama ini ia sayangi ketika melihat apa yang ibu nya itu klakukan pada wanita yang kini memenuhi hatinya. “eomma! Hentikan!!” bentak Key dan segera menghampiri Amber yang masih saja berusaha menahan tangisnya.

“Kibum! Kau berani melawan eomma?! Apa kau seperti ini karena wanita itu?! Kau jadi bertingkah tidak sopan pada orang tua!!” Mrs.Kim mengarahkan jari terlunjuknya kearah Amber. Key semakin tahan mendengar semua kata-kata yang di lontarkan ibunya sendiri itu.

“Eomma cukup! Ini semua bukan karena Amber!! Bukan salah Amber!! Semuanya ini terjadi karena-ku sendiri.. Aku yang membuat keadaan seperti ini!!”

“Kau tetap tidak boleh menikah dengannya, kibum!!!”

Key semakin naik darah mendengar perkataan ibunya itu. Mungkin tidak ada alasan apapun untuk membuat hati ibunya mencair dan menerima Amber.

“Aku akan tetap menikahi Amber walau tanpa restu Eomma dan Appa.” Kata-kata terakhir Key untuk ibunya itu terkesan sangat dingin. Ia membalikan tubuhnya mendorong kursi roda Amber dan berjalan menjauhi rumah ibunya. Walaupun Mrs.Kim memanggilnya untuk kembali ia tetap tidak memperdulikan suara ibunya lagi. Hanya berusaha menjauh dari semua tekanan yang menerpanya maupun Amber. Key sedikit menitihkan airmatanya tapi itu sama sekali tidak ada apa-apanya dibandikan setetes airmata yang menets dari mata Amber.

~~

‘”cut!”

“Baiklah.. Syuting selesai.. “ teriak sutradara sebuah acara yang cukup ternama di korea ini. We got married.

Victoria mengusap keningnya yang sedikit basah karena keringat. Syuting kali ini memang cukup meleahkan. Sehabis ia memberi ucapan terima kasih kepada semua kru dan tentunya kepada Nichkhun yang tercatat sebagai ‘suami’ Victoria dalam acara ini, Victoria bergegas meninggalkan tempat Syuting.

Victoria mengangkat ponselnya dan ia taruh di kuping “Oppa? kau dimana? Aku sudah selesai Syuting..” ucap victoria pada manajer nya di telepon.

“Ah.. Victoria.. aku minta maaf.. kau tahu sendiri urusan Amber kini semakin menyulitkan.. aku harus urusi hal itu dulu.. bisakah kau pulang sendiri?”

Victoria menghela nafas. Walau dengan wajahnya yang sedikit murung tapi ia menyetujui permintaan manajernya itu. Ini semua demi Amber. Ia tau posisi Amber sekarang sangat tertekan.

Victoria menutup kembali ponselnya dan memasukan ke dalam tas yang ia jinjing. Huh.. mungkin ia dapat meminta Nichkhun untuk mengantarnya pulang karena Nichkhun adalah ‘suaminya’, tapi tidak semudah yang di bayangkan. Walau Nichkhun tercatat sebagai suaminya tapi hubungannya belum sejauh yang di bayangkan atau yang ia perlihatkan di TV. Ia dan Nichkhun tidak lebih dari teman atau patner kerja. Tentu Nichkhun punya kehidupan sendiri yang Victoria tidak ketahui. Ia rasa ia tidak mungkin mengganggu Nichkhun hanya untuk mengantarnya pulang saja.

Victoria memutuskan untuk berjalan kerarah jalan raya besar. bermaksud untuk menemukan taksi atau bus untuk mengantarnya pulang. walau pekerjaannya sekarang adalah artis bukan berarti tidak boleh menggunakan kendaraan umum, bukan?

jalanan terlihat sangat sepi bahkan mobil yang berlalu lalang sudah jarang terlihat. Bagaimana ia bisa pulang? fikir Victoria. ini memang sudah lewat dari jam 11 malam. jelas saja kalau jalanan sudah cenderung sepi. walalu seperti itu Victoria tetap menunggu.

“mengapa tidak ada taksi yang lewat?” gumam victoria pelan. mungkin sudah sedikit jenuh menunggu pinggir jalan sendirian.

‘tiiinnn’ terdengar bunyi klakson mobil yang tepat berhenti di depannya. Mobil siapa?

Kaca mobil sudah mulai turun dan perlahan memperlihatkan isi mobil sedikit demi sedikit.

“Onew?” pekik victoria setelah melihat seseorang yang duduk di bagian pengemudi mobil itu.

“Noona mengapa sindirian di pinggir jalan seperti ini? ini sudah malam…” tanya Onew dengan nada yang terdengar khawatir.

“Aku sedang menunggu taksi.. tapi dari tadi tidak ada yang lewat.. “ jawab Victoria dengan wajah yang sedikit merengut.

“Ah.. baiklah.. Noona aku antar pulang saja….”

__

“Mengapa Noona tidak pulang bersama Nichkhun hyung ? “ tanya Onew sehabis mendengarkan penjelasan dari Victoria tentang alasannya berada di jalan selarut ini. Pertanyaan Onew itu sedikit membuat Victoria tersentak. untuk apa membicarakan Nichkhun?

“Aku hanya takut merepotkannya.. Aku dan Nichkhun tidak sedekat yang kau kira.. kami hanya teman biasa.. patner kerja..” jawab Victoria tanpa menoleh pada Onew yang sibuk dengan jalanan di depannya.

Onew tersenyum  tipis. ada sedikit rasa lega yang ia rasakan ketika mengetahui hubungan Victoria dan Nichkhun itu. mungkin ada sedikit harapan untuknya.

“Apa Noona sudah makan? bagaimana kalau kita makan malam dulu?”

Mungkin ini adalah kesempatan bagus untuk onew.

__

dag dig dug

Mungkin kini rasa berdebar telah merajalela di hati Amber. Bagaimana tidak, setelah mengalami kejadian menyakitkan kemarin, Amber sedikit Trauma untuk berkata jujur tentang apa yang telah terjadi..

Sekarang giliran orang tua nya yang harus tahu semua kebenarannya. Apa yang akan terjadi jika orang tuanya tahu? Apa akan bersikap sama seperti Ibu dari Key kemarin? Entahlah.. Amber kini juga sudah tidak bisa berfikir apa-apa lagi.

“Amber Apa kau baik-baik saja?” tanya key sambil membelai halus rambut pendek Amber. Wajahnya terlihat tenang seperti tidak terjadi sesuatu yang terjadi antara dia dan ibunya itu. Key berusaha bersikap tenang di depan Amber walau sesungguhnya perasaannya kini tidak jauh berbeda dengan yang Amber rasakan.

“Ah tidak.. aku tidak apa-apa hanya sedikit gugup.. “ jawab Amber sambil tersenyum tipis kearah Key.

Amber terus menatap Pintu Apartement-nya menungguh seseorang yang akan segera datang. Di dalam hati ia selalu berdoa agar tidak ada kejadian Menyakitkan lagi yang terjadi nanti.

‘ting tong’

Suara bell apartement f(x) itu berbunyi membuat key dan amber sama-sama menatap ke arah pintu apartement itu.
Sulli yang tadinya berada di dalam kemarpun kini keluar karena suara bell itu.

“Itu pasti orang tua eonni,eh? Biar aku yang buka pintunya..” Ucap sulli dan kini mulai melangkah kearah pintu.
key dan Amber sama-sama menarik nafas panjang. Agar tidak ada rasa gugup lagi pada diri mereka.

 

Sulli membuka pintu perlahan. Dan tepat.. Wanita dan pria paru baya yang sudah di kenalnya sejak f(x) terbentuk itu kini berdiri di depan pintu sambil tersenyum kearahnya.

Sulli segera mempersilahkan kedua orang tua amber itu masuk. Dari raut wajah mereka sepertinya sangat tidak sabar bertemu dengan putrinya.

 

Langkah langkah mulai datang kearah amber. Amber tersenyum melihat sang ibu kini telah datang dan menghampirinya dengan wajah khawatir pada anak bungsunya itu.

“Amber.. Are you ok??” Tanya sang ibu dengan bahasa inggris yang sangat fasih.

Amber menganggukan kepala dan tersenyum.
“I’m alright mom.. ” Jawabnya singkat.

Sang ibu menatap kearah seorang yang berdiri di belakang kursi roda amber. Key yang tersenyum manis melihat kehangatan keluarga di hadapannya itu.
“Ah ternyata ada key disini…” Ucap sang ibu sambil tersenyum menatap key. Bisa di bilang keluarga amber sudah mengenal key.
Key menundukan kepalanya memberi rasa hormat pada wanita itu.

 

Mrs.liu menatap putrinya lagi, mengusap rambutnya dengan wajah khawatir. “Bisa kau ceritakan pada mommy dan daddy apa yang terjadi padamu akhir-akhir ini?” Ucapnya lembut pada amber.

 

Amber menoleh pada key sekilas dan laki-laki itu menganggukan kepalanya memberi jalan untuk amber menceritakan segala yang terjadi padanya. walau terasa berat amber tetap harus membuka suaranya.

 

“Mommy.. Daddy… Maafkan amber..” Sahut amber pelan. Membuat sang ibu makin penasaran dengan apa yang akan di katakan amber.

“Maaf untuk apa?” Tanya sang ayah heran.

“Am..amber hamil……” Jawab amber dengan menundukan kepalanya. Ia tak berani menatap kedua orang tuanya. ia takut.

Keypun juga seperti itu di belakang. Hanya berdiri mematung dengan kepala yang di tundukan.

Mr dan Mrs.liu tak dapat mengatakan apa-apa lagi. Putri mereka kini telah hamil! Putri bungsu yang sesungguhnya masih terlalu kecil untuk mengandung.

Tiba-tiba key melangkahkan kakinya. Berlutut di hadapan kedua orang tua Amber.

“Ini semua karena ulahku.. Aku akan bertanggung jawab. Ini ku lakukan karena aku mencintai amber” ucap key berterusterang pada kedua orang tua amber. Kini semua mata bertuju pada key yang masih berlutut.
Keringat ding mulai bercucuran di kening key.

Mr.Liu menghampiri key mengangkat tubuhnya, membuat key berdiri tegap di depannya.

Mr.liu menatap key dengan tajamnya. Membuat key sedikit takut dengan apa yang akan terjadi selanjutnya. Tapi ia tak mungkin menghindar. Ia harus bertanggung jawab.

Sedangkan Mrs.liu memeluk amber dan menangis. Mungkin memang ada rasa kecewa pada anaknya tapi apa daya, ini semua sudah terjadi.

“Kau bilang kau melakukan itu karena kau mencintai anakku?!!” Tanya mr.liu dengan tatapan tajam dan suara yang sedikit tinggi.
Key menganggukan kepalanya dengan keyakinan yang penuh.

‘Bugh’

Satu kepalan tangan melesat ke pipi key yang berasal dari ayah amber.
“Apa artinya cinta kalau kau merusak kehidupan putri kami!” Sahut mr.liu dengan tatapan murkanya.

Key masih diam. Tak memperdulikan memar yang kini terpampang jelas di pipinya.

mrs.liu menghampiri suaminya yang sedang di buru amarah. Menghentikan semua kemungkinan yang akan di lakukan suaminya itu pada key. Kalu di biarkan bisa saja ia membunuh laki-laki muda itu.

“Sudah hentikan.. Kendalikan emosimu.. Dengarkan penjelasan anak kita dulu…” Ucap mrs.liu untuk menenangkan suaminya.

Amber sedikit lega melihat sikap ibunya yang tidak emosi, lain hal dengan sang ayah yang sepertinya menjadi dendam dengan key.

“Key.. Kemarilah…” Sahut mrs.liu pada key. Key berjalan ragu kearahnya yang berada tepat di hadapan amber.

“Aku akan pertanggung jawabkan semua.. Aku janji..aku akan membahagiakan amber.. ” Ucap key tiba-tiba. Entah apa lagi yang harus ia katakan. Memang ini yang akan ia lakukan tanpa di suruhpun.

 

 

Mrs.liu masih menampakan senyum manisnya pada key. Walau airmata terus berlinang di pipinya.
“apa kau bisa menepati janjimu, key? kau bisa menjaga amber? Kau bisa menjadi suami dan ayah yang baik bagi amber dan anakmu? Kau masih muda.. Apa kau tidak akan mengecewakan amber?” Ucap mrs.liu halus untuk meyakinkan key lagi akan segala tanggung jawab yang akan key terima nanti.

“Aku akan melindungi keluargaku sampai kapanpun..karena itu adalah kewajibanku” Jawab key sangat yakin dengan perkataannya.

Mrs.liu menatap amber yang terdiam. Wajahnya terlihat jauh lebih tenang dari sebelumnya yang terlihat tegang. Kemudian mrs.liu menatap suaminya yang masih menampakan amarah. Mrs.liu tersenyum tipis dan menatap key lagi.

“Aku merestui kalian…..” Ucapn mrs.liu halus.
__

Amber p.o.v

 

“Kapan acara pernikahan akan dilangsungkan?” Tanya sulli dengan nada gembiranya.

Aku tersenyum tipis padanya “besok.. Acaranya akan diadakan sangat tertutup..”

Aku tidak pernah menyangkan ini akan terjadi sungguhan. Aku menikah dengan key? Dulu ini hanya impian seorang gadis tomboy yang tidak cantik. Karena ku fikir aku akan bertepuk sebelah tangan jika aku menyukai key. Walau kenyataan yang membuatku harus hamil lebih dulu tapi mungkin itu tak masalah.. Karena ternyata key jauh lebih mencintaiku.

“Selamat eonni.. aku senang sekali akhirnya kalian dapat bersatu..” Sahut luna, riang.

“Kau jauh menyusul ku amber.. Seharusnya kan aku yang menikah duluan.. ” Kata victoria eonni dengan ekspresi dan nada childish nya.

“Eh.. Bukankah eonni sudah menikah duluan dalam acara itu?” Ejek krystal pada victoria eonni walau sebenarnya ia tahu victoria benci sekali kalau ada yang mengungkit-ungkit pernikahan ‘bohongannya’ itu dengan nichkhun.

“Ya!! Krystal!!” Sahut victoria eonni dengan nada kesal.

“Amber eonni.. Kalau begitu besok kau akan pakai gaun bukan? Walau gayamu seperti laki-laki tak mungkin kan kalau kau menikah dengan memakai jas” tanya sulli polos.

“Hahaha tentu aja.. Tapi aku rasa aku akan terlihat aneh kalau memakai gaun”

ah memang benar. Aku belum pernah sama sekali mengenakan gaun. Membayangkannya saja sudah membuatku ingin tertawa melihat tampilanku sendiri. Apa aku akan terlihat cantik di depan key? Itulah yang aku inginkan dari dulu, terlihat cantik di depan orang yang aku sukai.

“Kau tenang saja amber.. Kami berempat akan memilihkan gaun yang cantik untukmu besok..” Ucap victoria eonni sambil menepuk pundakku di susul oleh angukan kepala dari tiga adikku ini.


Normal p.o.v

 

“Hyung.. Bisa tolong aku??” Tanya taemin ragu pada minho yang sedang sibuk berurusan dengan PSP nya.

“Apa?” Jawab minho tanpa menoleh pada taemin.

“A-aku ingin mendekati sulli.. bagaimana hyung caranya? Aku belum pernah mendekati perempuan sebelumnya…” lanjut Taemin dengan nada manjanya.

Minho memutar bola matanya dan sedikit mendesis “coba saja dekati.. aku juga tidak tahu bagaimana cara mendekati perempuan..” Jawab Minho asal. Taemin yang kelihatan sedikit kesal dengan sikap tidak perdulinya minho itu kini menatap minho dengan marah.

“ya!! Hyung!! Pasti kau tahu caranya!! Jelas-jelas kau sudah berpacaran dengan Krystal selama 2 tahun. Pasti kau tahu cara memikat wanita… “ Taemin sedikit meninggikan nada bicaranya pada minho.

Minho menghentikan kegiatannya dan menatap taemin “coba kau dekati saja! hanya itu yang aku lakukan waktu mendekati krystal.. tidak usah repot berfikir yang aneh-aneh. Coba saja dulu” sahut minho dengan suara yang tak kalah tinggi.

“Aiisshhh Hyung menyebalkan..”

Taemin kini meninggalkan Minho dengan kesal.

 

__

Key P.o.v

Aku merapihkan kerah jas putih yang aku pakai ini. Jas yang akan mengiringiku untuk melaksanakan Pernikahan dengan Amber. Walau terbilang pernikahan ini akan sangat tertutup dengan menikah di Gedung SM yang sangat di jaga ketat , tidak ada salahnya berpenampilan spesial di hari bahagiaku ini.

Tidak dapat tergambarkan sama sekali bagaimana perasaanku saat ini. Aku akan segera menikah. Dan tak dapat ku bayangkan lagi dimana saat anakku lahir nanti. Ah Key.. hayalanmu ini sudah kemana-mana…

‘tok tok tok’

terdengar suara ketukan pintu ruangan rias tempatku berada sekarang. Dan kemudian sesosok yang sangat aku hormati muncul dengan tersenyum.

Daddy Amber berjalan menghampiriku. Aku sangat senang sekarang. Akhirnya Ayah dari Amber itu dapat menerimaku menjadi menantunya. Tentu ini adalah hal yang sangat membahagiakan walau ku ingat kedua orang tuaku belum bisa menerima semua ini.

“Key.. Apa tidak apa-apa jika melanjutkan pernikahan ini tanpa sepengetahuan orangtuamu? “ Tanya-nya padaku.

Aku menghela nafasku dan tersenyum seakan tidak terjadi apa-apa dengan ku dan orangtuaku.

“tidak apa-apa… dengan begini mereka akan tahu bertapa aku mencintai Amber.”

“Aku percayakan Amber padamu Key..”

Aku tersenyum mendengar perkataan Ayah dari Amber itu. Karena rasa percaya yang ia beri itu adalah sesuatu yang paling berarti. Ah tunggu mungkin aku tidak usah memanggilnya ayah dari Amber lagi, hanya dengan sebutan Daddy mungkin?

“Ada yang harus aku bicarakan padamu Key.. “ lanjut daddy meneruskan perkataannya.

Aku menatapnya dengan wajah yang bingung. Sepertinya ia akan membicarakan sesuatu yang penting. Apa ini berkaitan dengan pernikahanku dengan Amber?

“Aku tadi sudah berbicara dengan direktur Sooman tentang masalah kehamilan Amber yang pasti akan di rahasiakan dari publik. Kami sepakat selama kehamilan Amber sampai ia melahirkan Amber akan ku bawa ke Amerika.”

‘deg’

Amber akan di bawa ke Amerika? Apa itu artinya aku akan berpisah dengan Amber dalam waktu yang lama??

Kini aku tidak dapat menyembunyikan rasa kagetku. Tentu saja, karena  memang belum terfikirkan kehidupanku dan amber selanjutnya setelah menikah ini.

“Aku tahu kau pasti sangat kaget Key.. tapi ini demi karirmu dan Amber demi anak kalian.. aku harap kau memakluminya…”

Aku harus berpisah dengan Amber? Apa aku bisa?….

 

To Be Continued…

 

MIAN SEMUAAAAA INI BARU LANJUT!!! *Nangis di pojokan*

kayaknya setiap mau lanjutin ini dapet masalah mulu.. ada banyak tugas lah… di bash di mana-mana..  banyak pokoknya (reader:emang gue perduli? #plak)

Jadi Maaf yah… jangan marah (sebenernya udah keburu di marah2in dimana mana sih)

udah 4 hari liburan ini aku lanjutin ff ini..aku lanjutinnya perchapter.. eh pas lanjutin taunya kepanjangan.. jadi aku bagi dua aja.. jadi di jamin lanjutannya ini gak akan lama2 karena udah di ketik.

mulai saat ini di setiap Chapter aku kasih judul di sebelunya kayak yang di atas..Chapter 4 – Pengakuan II maksdunya chapter ini ngebahas tentang pengakuannya key amber yang kedua pada orang tua Amber.. kalau pengakuan pertama kan udah di chapter 3. jadi jangan bingung yah kalau ada tulisan kayak gitu..

okeh deh mungkin cukup sekian. sekali Lagi MOHON MAAF kan udah mau lebaran xD

Jangan Lupa kalo yang baca Wajib Komen!!!

Pujian – kritikan aku terima dengan senang Hari. Asalakan jangan ada yang ngebash (jadi trauma di Bash)

Jangan Lupa like nya #gubrak

 

Iklan

25 pemikiran pada “Our Baby – Chapter 4

    • hahaha makasih yah xD
      wah kamu reader pertama yang baca part 4 ini (?)
      tapi menurutku ini mengecewakanTT_TT
      kalo ngerasa ffku jelek bilang ajah yah saeng.. jangan sungkan2 (lho?)
      banyak typo pula.. *gak becus ngetik*
      sekali lagi makasih

      (abaikan saja komen ini saya emang lagi error)

  1. YYYYYYYAAAAAAAAAAYYY AKHIRNYA NIKAH JUGA SEMOGA JADI!!! #bantukeyberngirimundangan lho(?)

    lho amber unnie jangan pergiii kasian keynya. eh tapi lebih kasian amber sih aku kan cinta amber #digetokkey

    wah nadia unnie padahal abis dibashing… Daebak! daebak! unnie keren deh!

    • iyah aku juga lebih cinta amber *nyinisinKey/melukamber* kan kasian amber.. ntar di bashing lagi sama lockets kalo ketauan.. ama keycole fans juga.. kan kasian 😛 *dibacoklocketssamakeycolefans*
      hehehe iya dong aku kan kebal (bohong/tetep aja lontang lantung kemaren)
      makasih yah thy udah baca weekekekke

  2. onnie akhir.a dilanjut ==
    setelah sekian lama onn nunggu sampe lumutan akhirnya!!
    waaaaaaaaaaaw key so sweet banget sich…n tanggung jawab jelas…bela”in menentang amma.a demi anak n yeojachingu.a…
    like it xDDD *ngawur tah
    tapi terakhir.a nyesek! emang.a amber mw yah ninggalin key ke amrik?? siapa yg nemenin dy ngelahirin disana? *sokdramatisbgtsich
    onn part brikutnya jangan lama”! lumutan nich nunggu.a saia
    *apaansich gapen banget
    *ditendang

  3. onnie..nungguin part nih bener2 sampe pakuan dah karna lamanya —> lebay abiz
    tapi sungguh tak mengecewakan! cuma memang nyesek karna key jadi durhaka sama eommanya sendiri —> mian kata2 ini jahat abis
    eommanya key restuin kek..apa susahnya..gampang cuma brarti besar ——> enak aja ngomongnya nih anak
    nyesek juga diterakhirnya! baru nikah masa mau misah lagi! jadi curiga sama appanya amber —> netifnya kumat
    amber sama key jgn misah lagi dong TT___TT
    onnie..part 5nya cepet! GPL! ——–> maksa banget sih
    mian komen gapen ikut2an nimbrung juga disini…

  4. akhirnya update jugaa hahaha, kyaaaa deg2an paraaaaaah, akhirnya daddy nya amber setuju juga, tapi nasib ortunya key gimana nih, trus gimana penderitaan key ga bisa ngeliat amber selama hamil ??? key ngikut aja ke amrik !! (key:enak aja lo ! gue sibuk !) hahaha good job nad ditunggu chapter selanjutnyaaaa

  5. kereeeeennnn author daebak daebak daebak!!!
    ih jangan diambil ati kalo ada yg ngebash, ambil ampelanya aja (?)
    akhirnya mereka menikah, senang senang senang (upin ipin aja sampe seneng)
    tapi, author, boleh ya kasih sedikit masukan..
    cerita chapter boleh panjang, tapi kasih konflik di setiap chapternya biar plotnya ga datar…
    trus udah gitu jangan bersambung-sambung terus, ntar kayak film tersanjung lagi (uppss sebut merk)
    tapi bagus bagus bagus
    aku suka sama ff-mu, aku pembaca setiamu 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s