Our Baby – Chapter 5

Title : Our baby

Chapter : 5

Author : Shinstarkey (@nanonadiaa)

cast :

  • Key Kim Kibum
  • Amber Josephine liu

Minor cast :

  • Shinee member
  • f(x) Member

Genre :Romance

Length : chaptered

Rating : PG

Language : Indonesia

Disclaimer : Plot tentu punya aku.. Amber, key dan yang lain punya emak nya masing-masing. cerita ini murni dari hasil khayalan author, bahkan sebelum Amber ngilang gak pulang-pulang dari LA. cerita ini di ambil pada masa f(x) promo mini Album NU ABO

Previous: Chapter 1 | Chapter 2  | Chapter 3 | Chapter 4

NOT FOR SILENT READER

___

 

Chapter 5 – Pernikahan & Perpisahan

“Aku tadi sudah berbicara dengan direktur Sooman tentang masalah kehamilan Amber yang pasti akan di rahasiakan dari publik. Kami sepakat selama kehamilan Amber sampai ia melahirkan Amber akan ku bawa ke Amerika.”

‘deg’

Amber akan di bawa ke Amerika? Apa itu artinya aku akan berpisah dengan Amber dalam waktu yang lama??

Kini aku tidak dapat menyembunyikan rasa kagetku. Tentu saja, karena  memang belum terfikirkan kehidupanku dan amber selanjutnya setelah menikah ini.

“Aku tahu kau pasti sangat kaget Key.. tapi ini demi karirmu dan Amber demi anak kalia.. aku harap kau memakluminya…”

Aku harus berpisah dengan Amber? Apa aku bisa?….

Normal P.o.v

“huaaaaa apa ini benar-benar Amber eonni yang aku kenal?? Amber eonni yang selalu bergaya tomboy?” teriak Krystal terkejut ketika amber baru saja keluar dari ruang ganti pakaian. Amber dengan berbalutkan gaun putih. Terlihat benar-benar sangat cantik

ke tiga orang di sebelah Krystal juga melakukan hal yang sama. Terkejut dengan penampilan Amber yang bisa di bilang berubah 180 derajat.

 

Amber hanya tersenyum malu pada temen-temannya itu. Ada rasa sedikit tidak percaya dengan apa yang di katakana ke empat orang di depannya.

 

“eonni.. benar-benar sangat cantik.. bagaimana jika Key oppa melihatnya ya? Pasti ia sangat terpesona ” puji Luna.

 

Wajah Amber terlihat memerah saat mendengar perkataan luna itu. “sudahlah luna.. jangan memujiku terus… jelas-jelas aku tetap amber yang seperti biasa.. tidak terlihat cantik..”

 

“Amber sekarang waktunya make up..” victoria menuntun amber untuk duduk di depan meja rias dan siap di make up.

 

 

Key berdiri sejenak di depan ruang rias Amber. Ada rasa gugup dan tidak sabar dalam dirinya untuk melihat wanita yang ia cintai dengan dandanan cantik. Namun sekarang ada rasa mengganjal dalam hatinya. Tentang kepergian Amber nanti.

 

Key menarik nafas panjang dan mulai mengetuk pintu ruang rias Amber. Setelah mendengar beberapa orang di dalam menyuruhnya masuk key mulai membuka knop pintu dan melangkah masuk.

 

Terlihat Victoria, Sulli, luna dan krystal sedang berdiri mengelilingi seseorang yang tengah duduk di depan meja rias.

 

Key tersenyum tipis. Ia sudah tahu siapa yang ada di antara orang-orang itu. Tidak salah lagi itu pasti Amber. Wanita yang sudah key tunggu untuk berdampingan dengannya.

 

“Oppa.. mohon tunggu sebentar.. Amber eonni sebentar lagi selesai.. “ ucap Sulli yang masih sibuk dengan kegiatannya disana, mendandani Amber.

 

“baiklah.. aku akan tunggu disini..” jawab key dan segera duduk di sofa yang berada di belakangnya.

 

Tentu ia sudah tidak sabar melihat wujud wanita yang dari dulu berdandan ala pria namun sekarang telah di dandani dengan cantik. Beberapa gambaran Amber telah menghiasi pikiran key. Tentu key sudah bisa membayangkan bagaimana jadinya jika amber memakai gaun pernikahan.

 

“Tadaaaa.. akhirnya selesaai…” sahut Victoria dan segera mengakhiri kegiatannya.

 

Ke-empat Orang di sekeliling Amber segera bergeser agar tidak menghalangi pandangan key pada Amber.

 

Seorang Wanita dengan gaun putih di tubuhnya di tambah beberapa hiasan manis menghiasi rambut pendeknya kini telah duduk anggun di depan Key dengan riasan wajah natural yang membuatnya terlihat sangat cantik.

 

Amber tersenyum manis kearah key yang kini tidak dapat menyembunyikan wajah tercengangnya ketika melihat Amber.

Ini sungguh di luar bayangan Key. Amber jauh terlihat Lebih cantik dari yang Key bayangkan.

 

“benar bukan.. Key Oppa terpesona.. “ ucap Luna memecahkan suasana hening yang tadi hadir.

 

Key bangkit dari duduknya tanpa melepas pandangannya sedikitpun dari Amber. Melangkah mendekati Amber yang kini juga bangkit dari kursi kecil yang ia duduki.

 

“Cantik.. “ ucap key singkat sambil tersenyum tipis dan membelai pipi Amber. “Kau terlihat seperti seorang putri”

 

“bisakah kau tidak berkata gombal seperti itu?? Ingat.. aku ini tetap amber tomboy seperti dulu…” sahut amber dengan wajahnya yang sedikit terlihat kesal.

 

Key tertawa kecil dan menggenggam kedua tangan Amber. “baiklah gadis tomboy.. mari kita bergegas ke aula gedung untuk melaksanakan pernikahan kita..” kata key sambil mencubit kecil hidung Amber.

 

Mereka berduapun sama-sama tersenyum dan melangkah sambil bergandengan tangan.

 

_

 

Aula gedung SM Entertainment sudah mulai penuh terisi oleh orang-orang ‘terpilih’ untuk menghadiri acara pernikahan yang sangat di rahasiakan ini. Tentu yang hadir hanya orang dalam dan beberapa kerabat artis yang bisa di percaya untuk menutup mulut.

 

Para member Shinee dan f(x) sudah siap duduk di bagian depan altar untuk menyambut kehadiran kedua mempelai yang segera mengucapkan janji suci mereka.

 

Taemin terus menatap Sulli yang berada tepat di sebelahnya. Cantik. Itulah yang terbesit di benak Taemin saat melihat gadis di sampingnya itu.

 

“Sulli-ah…” ucap taemin dengan suara yang sengaja di kecilkan.

 

Sulli menoleh kearah taemin dengan ekspresi polosnya. “ya? Ada apa Oppa?”

 

“euhm.. itu.. maukah sehabis ini kita ke toko es krim bersama?” jawab taemin gugup, mengeluarkan seluruh keberaniannya untuk mengajak sulli walau yang terfikir olehnya adalah kata penolakan dari Sulli.

 

Sulli merekahkan senyumnya pada taemin “baiklah Oppa… “

 

 

Upacara pernikahan sudah siap di laksanakan. Lagu pernikahan sudah mulai di lantunkan ketika Mr.Liu melepaskan tangan Amber dan menyerahkannya pada Key. Key mengamit tangan Amber sambil tersenyum. Keduanyapun mulai melangkah ke depan altar pernikahan dengan seorang pendeta yang berada di hadapan mereka.

 

“Amber Josephine, apa kau menerima Kim KiBum sebagai suamimu dikala suka maupun duka, dikala sehat maupun sakit, dikala susah maupun senang sampai maut memisahkan kalian?” Tanya sang pendeta pada Amber.

 

Amber menarik nafasnya panjang dan tersenyum tipis. “saya bersedia”

 

Sang pendeta beralih menatap Key “Kim Kibum, apa kau menerima Amber Josephine sebagai istrimu dikala suka maupun duka, dikala sehat maupun sakit, dikala susah maupun senang sampai maut memisahkan kalian?” tanya sang pendeta dengan pertanyaan yang sama.

 

“Saya bersedia” ucap key dengan sangat yakin.

 

Pendeta mulai mempersilahkan mereka bertukar cincin. Key dengan sigap memasangkan cincin di jari manis Amber. Dan amber melakukan hal yang sama.

 

“akhirnya kita menikah.. “ bisik Key di telinga Amber dan kemuadian mengecup manis bibir Amber di iringi tepukan tangan meriah dari para tamu yang datang.

 

__

 

“Oppa.. kau terlihat masih menunggu seseorang? Bukankah acara pernikahan Amber akan segera berakhir?” tegur Luna saat melihat Jonghyun berdiri sendiri di pintu depan gedung SM.

 

“Aku memang sedang menunggu seseorang.. sekyung.. seperti katamu.. walau sudah di tolakpun aku tetap mencoba.. “ jawab Jonghyun sambil tersenyum manis kearah Luna.

 

Luna menganggukan kepalanya dan sedikit ternyum. Senyum yang memang ia paksakan. Ia rasa perkataannya kemarin salah. Menyuruh  jonghyun untuk tetap berusaha mengejar Sekyung. Hal itulah yang membuat Luna semakin sakit. Mungkin sudah tidak ada lagi kesempatan untuknya. Jonghyun tidak ada perasaan sama sekali pada Luna. Apa Luna harus menyerah?

 

‘ring ding ding dong dong’

 

Suara posel Jonghyun memecahkan suasana hening di anta mereka. “Ah Sekyung…” gumam Jonghyun pelan tapi dapat Luna dengar.

 

“Sekyung? Kau diaman? Apa sudah sampai?”

“kau tidak jadi kesini?”

“ah baiklah.. selamat bekerja…” ekspresi wajah Jonghhyun terlihat semakin muram setelah menerima telepon itu. Jonghyun memasukan lagi ponselnya dalam saku celananya.

 

“Apa sekyung eonni tak jadi kesini?” Tanya luna hati-hati

 

Jonghyun menghela nafasnya dan menganggukan kepala. Wajahnya terlihat begitu murung.

 

“selalu saja seperti ini.. kalau begini bagaimana aku bisa menjadi kekasihnya??” sahut jonghyun dengan kepalanya yang di tundukan.

 

“sudahlah oppa.. mungkin sekyung eonni memang akhir-akhir ini sedang sibuk…” Hibur Luna.

“kau benar Luna.. kau memang adikku yang paling mengerti perasaanku” ucap jonghyun sambil tersenyum manis pada Luna.

 

‘setidaknya kau masih menganggapku sebagai adikmu, oppa’ batin Luna.

 

__

 

Amber P.o.v

 

Acara Pernikahanku sudah berakhir, namun Key belum berakhir berbincang-bincang dengan teman-teman yang tergabung dalam grup ‘91Lines’ itu. Aku tersenyum memandangnya yang sepertinya sangat riang berbincang-bincang disana. Huh dasar Diva.

 

Tiba-tiba saja Mommy menghampiriku “Amber.. Daddy dan Mommy ingin bicara sebentar.. “ ucap Mommy sambil tersenyum padaku. Aku menganggukan kepalaku pelan dan kini mengikuti Mommy yang berjalan kearah belakang ruang Aula yang di jadikan tempat acara dan bertemu Daddy disana.

 

“Ada apa Mommy, Daddy?” tanyaku bingung kepada kedua orangtuaku.

 

“Daddy sudah merencanakan sesuatu untuk kebaikanmu..” sahut Daddy dengan senyum bijaksanannya.

 

Aku hanya terdiam bingung sampai daddy melanjutkan perkatannya lagi.

 

“Daddy dan Mommy akan membawamu ke Amerika sampai bayimu lahir, Amber. Ini demi kepentinganmu.. kau mau kan ikut bersama kami?” lanjut daddy.

 

Aku terdiam dan sedikit tertunduk. Ini memang rencana yang baik bagi kedua orangtuaku dan Bagiku. Tapi, ini berarti… Aku akan jauh dari Key Oppa?

 

“Amber? Kau pasti memikirkan Key? Kau tidak perlu khawatir dengannya.. Daddy mu sudah berbicara dengannya tadi dan sepertinya ia setuju dengan rencana ini. Daddymu juga sudah berbicara dengan Direktur Sooman. Kau tidak usah khawatir Amber.”  Ucap Mommy mengelus pundakku.

 

Aku sedikit berfikir mendengar perkataan Mommyku tadi.

Jadi Key oppa sudah tahu? Mengapa ia begitu tenang.. apa ia begitu rela membiarkan aku pergi?

 

Aku menghela nafas kecil dan tersenyum tipis. Ini keputusan yang mungkin baik bagi semua. Jadi aku mungkin akan menuruti rencana kedua orangtuaku.

 

“baiklah Daddy”

__

 

Normal P.O.V

 

 

Key menatap Amber yang sedang duduk melamun sambil memandang kearah jendala kamar Hotel yang sudah di design untuk mereka berdua. Pandangannya hanya kosong.

 

“Amber.. mengapa kau melamun seperti itu?” Tanya Key sambil memeluk Amber dari belakang. Kemesraan pengantin baru sangat terlihat jelas di antara mereka.

 

“Aku ingin tetap disini.. bersama yang lain.. bersamamu..” ucap Amber dengan wajah murungnya.

Key hanya tersenyum tipis mendengar perkataan Amber.

 

“ya!! Mengapa kau begitu Tenang?! Apa kau mau tidak akan rindu padaku jika aku pergi??” sahut Amber kesal sambil memukul tangan key yang masih melingkar di pinggangnya.

 

“Aku Pasti akan sagat merindukanmu.. mungkin aku akan menjadi gila jika kau tinggal begitu lama” jawab key dengan manja.

 

“lantas mengapa kau begitu tenang??”

 

“Karena ini demi Anak Kita..”  Key memutar badan Amber agar menghadapnya, menatap mata bulat Amber.

 

“Kau harus Janji padaku, Amber… Jaga Anak Kita..” ucap Key dengan serius.

Amber menganggukan kepalanya “tentu.. walau sesungguhnya aku tidak terlalu paham tentang anak bayi…”

Key tersenyum singkat dan mencium kening Amber “ siapkan dirimu untuk banyak belajar.. kau akan jadi seorang ibu.. hilangkan sifat tomboymu itu..” ucap key dan mengiring Amber ke tempat tidur.

 

“lebih baik sekarang kita tidur.. aku tidak mau kalau kau terus memikirkan hal ini terus.. kau akan sakit nanti” sahut key sambil memasangkan selimut pada Amber.

Amber hanya tersenyum dan kemudian memejamkan matanya dan memeluk tubuh Key yang juga berbaring di sampingnya.

 

 

__

 

 

“eonni… aku pasti akan merindukanmu… “ Luna memeluk amber erat, mungkin ia akan terlalu rindu pada teman sekamarnya ini.

 

“Aku juga hyung…Bagaimana jadinya f(x) bila tidak ada hyung” sahut sulli dengan panggilan sayang (hyung) yang kadang-kadang dia lantunkan pada Amber.

 

Amber tersenyum dan menyambut pelukan dari ketiga adikanya dan 1 kakaknya itu. “Aku juga pasti rindu kalian.. “

 

“ah ya.. aku masih belum tahu apa yang akan kalian ucapkan ke-media tentang kepergianku?”

 

“semua orang SM akan bilang kalau kau cedera dan akan menjalani pemulihan di Amerika.. rahasia kehamilanmu kami jamin tidak akan terbongkar…” jawab Victoria dengan nada wibawanya.

 

Amber menganggukan kepalanya sambil tersenyum tipis.

 

“eonni.. ada sesuatu yang inginku tanyakan sebelum kau pergi..” sahut krystal tiba-tiba dengan wajah seriusnya.

 

Membuat Amber menoleh padanya dengan wajah bertanya.“ya?”

 

“Apa rasanya menikah?” Tanya krystal dengan wajah polosnya. Amber tertawah kecil sambil menatap Krystal sedangkan ketiga orang lainnya hanya menatap Krystal dengan tatapan Aneh.

 

“Tidak ada rasanya.. “jawab Amber singkat. Membuat Krystal merengut kesal “Aku tidak bisa jelaskan.. apa Minho sudah mengajakmu menikah? Hey kau itu masih sangat kecil…” lanjut Amber sambil merangkul leher krystal.

 

“eonni juga masih kecil !! Aku hanya ingin tahu rasanya…” jawab krystal masih dengan wajah merengut.

 

Amber hanya tersenyum tipis dan kemudian menoleh kearah Jam Tangannya yang menunjukan tepat pukul 4 pagi.

 

“girls.. sepetinya aku harus segera berangkat.. mommy dan daddy pasti menungguku..” sahut Amber sambil mengangkat tas ranselnya yang tadi ia taruh di lantai. Orangtua Amber sengaja memesan tiket keberangkatan sebelum mata hari terbit agar kepergian salah satu artis yang mulai dikenal diseluruh korea ini tidak ketahuan oleh publik.

 

“Hati-hati Eonni..” ucap sulli sambil melambaiklan tanyannya pada Amber begitu juga dengan yang lain sampai Amber meninggalkan Dorm f(x), Dorm Kesayangannya itu.

 

__

 

Amber memasuki Mobil yang sudah terpakir di depan gedung Dorm nya itu didalamnya duduk sepasang suami istri yang dari tadi menunggu Amber.

 

“Kau siap Amber?” Tanya Mrs.Liu yang duduk tepat di samping Amber.

Amber hanya menggukan kepalanya. walau sedikit ada ketidak relaan  untuk pergi di hati nya.

 

“Mangapa kau ada di dorm? Dimana Key? Apa dia tidak ikut mengantarmu?” Mr.Liu menatap Amber bingung.

 

“Key masih berada di hotel, aku tidak tega membangunkannya tadi, jadi aku langsung saja ke dorm untuk berpamitan dengan member f(x) lainnya.” Jawab Amber pelan. Ini mungkin bukan keputusan yang baik, meninggalkan Key tanpa berpamitan dahulu dengannya.

 

“baiklah.. kita berangkat sekarang.”

__

 

Key membalikan tubuhnya menghadap sisi tempat tidur yang tadinya terbaring wanita yang sudah menjadi istrinya saat ini.

Tangannya mencoba meraba-raba sisi tersebut, namun Hampa, tidak ada siapa-siapa yang terbaring disana. Tidak Ada Amber.

Sontak Key langsung saja terbangun dan menatap tempat tidur yang kosong itu.

 

Perasaan bingung dan khawatir mulai muncul di hati Key. Ia menoleh kearah jendela yang kini sudah memancarkan sinar matahari dari luar. Terlambat. Amber pasti sudah berangkat ke Amerika, karena Key tahu sendiri jam berapa jadwal penerbangan Amber kesana.

 

Mengapa amber tidak membangunkannya? Ia sangat ingin sekali mengantarkan istrinya yang akan pergi untuk beberapa bulan meninggalkannya.

 

key menghela nafasnya pasrah, sedikit kecewa dengan tidakan Amber yang seperti ini. Meninggalaknnya tanpa berpamitan.

Key meraih ponselnya yang ia taruh di meja kecil di samping tempat tidurnya.

 

“ada Voice message” gumam Key pelan dan segera ia buka Voice Message itu dan mulai terdengar suara yang tidak asing lagi baginya.

 

“hey, Mouse Oppa!! Kau pasti sekarang sudah terbagun, bukan? Dan kau pasti mencariku, Eh? Dan bisa aku tebak kau bangun setelah matahari sudah berada di atas alias sudah terang hahaha.

Aku minta maaf padamu karena tidak berpamitan saat berangkat ke Amerika. Aku tidak tega membangunkanmu yang sepertinya terlalu lelap tidur di sampingku. Hehe..

Terimakasih kau sudah menjagaku dan sebagai imbalan aku Akan menjaga Anak Kita. Dan aku akan kembali membawa anak kita yang sudah lahir nantinya.

Ketika sampai di LA aku akan segera menghubungimu….

LOVE YOU KEY!!

Chu~

Ini adalah pertama kalinya aku berkata manis layaknya wanita kkkkkkk…”

 

Key tersenyum manis memperlihatkan lesungpipi nya itu. Ia tak dapat menahan rasa senang setelah mendengar kata-kata manis yang terlontarkan dari istri Tomboy nya itu.

 

“Baiklah Amber… Aku akan berusaha menunggumu.. dan manunggu anak Kita…”

 

To be continued…

__

 

HUAAAA HIYAAAA KYYAAA… pasti sekarang aku muncul dan langsung pengen di timpuk Readers semua yang nungguin ff ini kelamaan aku Post. udah lama bangeeettt.. padahal kan aku janjinya dari chapter 4 kalo chapter 5 nya aku post nya cepet. tapi nyatanya? Lama juga ya -_-

MIANHAE SEMUANYA…. kalo mau marah salahin Sekolahku tuh yang ngasih kegiatannya banyak banget.. sampe hari liburku (sabtu minggu) juga terkuras habis sama tugas PR dan segala macem cabang2nya itu(?) dan maaf juga yah kalo jadi agak  gimana gitu ff nya.. kayaknya otak ku udah mulai soak deh #eh

dan.. mohon Do’a nya wekeke senen besok Aku mau UTS nih ehhehehe doain yah supaya lancar..

Oke sekian dulu kehadiranku disini.. membawa pesan-pesan permintaan maaf (gaje kumat)

YANG BACA WAJIB COMMENT DAN KALO BISA LIKE NYA JUGA YAH…

 

Iklan

21 pemikiran pada “Our Baby – Chapter 5

  1. huwwaa unnie terlalu lama #bletak #bunuh
    itu ambernya ninggalin key gak ngomong -_- kasian keynya sumpah.
    tapi ini bener2 romantis XD
    luna sabar ya…. TT_TT #gasukasekyung
    hwaiting unn buat UTS nya 😀
    maaf komen panjang hehehe… chapt6nya agak panjangin ya unn..
    annyeong(?)

  2. Annyeong,,,

    Akhirx part 5nya muncul juga hehehe,,disini kasian bnget Ϋªª…. Amber sma keyx hrus pisah,,pdhal bru Αjªª.. — kawin,,smoga ja keyx te2p setia,,*gak selingkuh*,,,ayoo anin klo dah slese utsx dilanjutin ўά critax,,hehehe,,smoggaa utsx lancar ўά good luck,,^o^

  3. Mian baru bs komen d chapter ni. .cuz gk tw knapa tiap mw komen gk pernah masuk#gaptek:P

    di tunggu lanjutannya. .jgan lama ya. .#maksa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s