YOU

 you

YOU 
Suho Kim / Taeyeon Kim
plot©Shinstarkey | characters. they belong to god and themselves
Drabble|Angst,Romance, friendship,family|G|Indonesia

_

NOT FOR SILET READER

Apa kau pernah mengerti?
Kau tidak akan pernah mengerti apa yang aku rasakan.
Aneh. Untuk apa perasaan ini muncul? Kau tidak pernah melirikku sama sekali.
Entah apa yang terjadi padaku, hanya dengan mendengar “hai, selamat pagi suho” dan itu sukses membuat jantungku berdetak cepat.
Bodoh! Itu hanya ucapan semata.

Kim Taeyeon, ya itu nama nya.. Gadis berwajah mungil yang lebih tua dariku 2 tahun. Dimana aku mengenalnya? Ya, dia adalah tetanggaku yang bisa di bilang kami sudah seperti saudara yang selama bertahun tahun sudah bersama.

Aneh! Aku sudah bersamanya sejak lama, namun waktu terus berlalu, membuat aku mengerti perasaan yang timbul antar lawan jenis. Cinta. Aku mencintai dia.

“Suho? Bagaimana harimu? Apa menyenangkan?” Kata-kata itu yang selalu ia lontarkan pertama kali saat kami di malam hari duduk di balkon rumah kami masing-masing sambil menatap jalan kecil sepi di depan tanpa makna.

Aku tersenyum dan hanya menjawab “hariku biasa saja” dan ia terkekeh.

Saat itu cuaca dingin, walau tanpa salju ataupun hujan tapi angin malam itu menusuk kulitku. Aku duduk bersender pada dinding balkon, menatap taeyeon noona yang melipat kakinya memandang langit tanpa bintang itu.

“Suho? Pernahkah kau merasakan cinta?”

Pertanyaan nya itu membuatku tersontak dan menatapnya bingung.
Tentu aku pernah merasakan itu. Bahkan sekarang aku sedang merasakan. Aku mencintaimu.

“Ada apa?” Tanyaku heran.

“Aku menyukai seseorang, dia senior di kampusku. Namanya leeteuk.”

Entah virus apa yang menyerang tubuhku, kalau bukan karena dinding tempatku bersandar mungkin aku sudah tak dapat menopang tubuhku lagi. Dada ini terasa sesak dan sulit bernafas.

“Hey! Ada apa denganmu?” Sahutnya di sebrang sana membuat aku terpaksa nyunggingkan bibirku.

“Tidak.. Aku turut senang, akhirnya kau punya laki-laki incaran. Lihat, selama ini kau tidak pernah menceritakan apapun tentang laki-laki karena kau sangat sibuk di kampus”

Berbohong lebih baik kan?

“Hahaha, kau juga seperti itu. kalau begitu kau juga harus bercerita tentang gadis incaranmu. Tidak mungkin kau tidak punya kan?” Taeyeon terkekeh sambil menatapku.

Aku tersenyum sambil menatap langit hampa itu.

“Tentu saja.. Dia gadis yang sangat cantik, ramah, rajin dan pintar.. Walau kadang ia susah untuk bergaul dengan orang..” Ucapku dengan bayang-bayang sosok taeyeon di pikiranku.

Taeyeon menatapku serius. “Benarkah? Aku ingin melihat dia! Dia teman sekolah mu?” Nada suara taeyeon seperti berantusias sekali. Aku hanya membalasnya dengan sebuah anggukan dan senyum padanya.
Seandainya ia tahu kalau gadis itu adalah dirinya.


Berminggu-minggu setelah pembicaraan kami tentang cinta itu. Kami? Kami sudah jarang berkomunikasih, bahkan kata-kata “selamat pagi suho” pun tak pernah ku dengar lagi.
Ia berubah. Pulang malam dan tak ada waktu untuk berbincang singkat menceritakan harinya di kampus lagi padaku.
Entahlah karena dia sibuk atau apa.
Mobil sedan putih itu tiap malam mengantarnya pulang, membuat sebuah senyum tersimpul di bibirnya sebelum ia menutup pintu mobil itu.

Aku melangkah menaiki jalanan menanjak menuju rumahku. Mobil sedan yang biasa ku lihat di kala malam itu, terparkir di depan rumah taeyeon.
Sosok yang sudah lama tidak menyapaku itu berdiri di depan gerbang rumahnya.
Ia menyadari kedatanganku, menoleh dan tersenyum ramah.
“Suho.. Kau baru saja pulang sekolah?” Tanya taeyeon sambil tersenyum sangat manis. Aku membalas senyum nya dan mengangguk.
“Tumben sekali noona sampai rumah lebih awal..”
“aku harus bersiap-siap, suho.”
Aku mengerutkan keningku dan menatapnya bingung, kemudian ia melanjutkan perkataannya lagi.
“Aku akan pergi ke amerika besok, bersama leeteuk. Meneruskan kuliah disana dan kemudian bertunangan dan tinggal disana.”

DEG!

Seperti ada batu besar tak terlihat yang kini menimpa kepalaku. Apa ini?
Rasa sakit dan sesak ini datang. Ia akan pergi?

Sosok tinggi dengan rambut yang di cat coklat itu turun dari mobil sedan. Dengan senyum yang khas ia menghampiri taeyeon dan aku.

Mata berseri-seri dan senyum yang mengembang itu menyambut langkah-langkah kaki laki-laki yang aku rasa bernama leeteuk itu.

“Kenalkan, ini tetangga sekaligus orang yang sudah aku anggap seperti adikku sendiri.” Ucap taeyeon pada laki-laki itu sambil menatap kearahku.

Aku membungkukan tubuhku sambil masih menahan sesak yang aku rasakan tadi.

“Aku leeteuk” ucap laki-laki itu sesuai dugaanku.

aku akui, aku lemah dalam hal cinta, aku tidak tahan kalau harus terus menerus berada di posisi seperti ini. Sebelum terlalu sakit, aku memutuskan untuk masuk ke dalam rumah dan meninggalkan mereka.


Aku harus melupakannya.

Bayangan-bayangan bahkan kenanganku bersama taeyeon mulai terlintas. Otakku bisa di bilang telah mem-Flashback semua kejadian manis yang aku rasakan dengannya.
Dimana pertama kali rasa itu muncul, dimana aku merasa senang dan bahagia berada di sampingnya.

Sekarang apa? Itu tidak berguna. Aku harus menjauhkan semua itu, harus membuang habis semua rasa itu.
Ya, aku dan taeyeon hanya sebatas hubungan adik kakak.

Aku harus melupakannya. Melupakan taeyeon. Melupakan gadis yang sudah terlanjur masuk ke hidupku jauh sampai ke hati.

Aku melangkahkan kaki ke balkon rumahku, Mencari udara segar agar aku dapat tenang dan mudah melupakan semuanya.

“Kau belum tidur?”

Suara lembut itu membuatku menoleh dan menemukan sosok dengan wajah lelahnya bersender di pintu balkon rumah putih itu.

“Ah noona. Kau mengagetkanku saja. Aku belum mengantuk. Noona sendiri mengapa belum tidur?”

Ia tersenyum sesaat “Aku tidak bisa tidur” ucapnya sambil menatap hampa kearah jalanan luar.

“Kau harus tidur, besok kau akan pergi ke amerika bukan, bersama kekasihmu?”

“Iya, kau benar”

Beberapa detik berlalu dan kami sama-sama terdiam. Aku menghela nafasku. Aku harus bisa melepasnya, melepas taeyeon dari pikiranku, melepas semua perasaan yang aku rasakan padanya.

“Aku rindu saat kita seperti ini….”

“Berbicang di malam hari… Bercerita tentang hari kita masing-masing”

“Terimakasih suho…”

“Aku pasti sangat merindukanmu…. ”

Senyum itu mengembang, entah apa itu malah membuat dadaku sesak. Oh tuhan, ia hanya akan pergi ke amerika dan bertunangan disana. Mengapa sangat sulit bagiku untuk melepasnya?

“Terimakasih kau sudah mejadi temanku sejak kecil, kau membuat hariku tidak pernah kesepian walau ayah dan ibuku sering kali tidak pulang ke rumah. Kau memang adik ku yang paling baik”

Aku mohon hentikan!! Jangan berbicara lagi! Hentikan ucapan terimakasih itu.

Aku mengepalkan tanganku secara tidak sengaja. Cukup! Ada apa denganku. Mengapa rasanya sakit? Rasanya berat! Aku tak ingin dia pergi!
Bagaimana caranya menghilangkan perasaan ini?

“Maaf… Aku memang tidak terlalu peka terhadapmu. aku baru sadar, selalu kau yang mengerti aku, tapi aku tidak pernah mengerti keadaanmu.. Aku memang kakak yang buruk.”

Aku menarik nafasku dalam.
“Hentikan noona, sudah kau jangan berbicara lagi. Lebih baik sekarang kau tidur.”

aku Bangkit dari dudukku, Mengalihkan wajah dan pandanganku darinya. Aku tak mau ia sampai terheran-heran melihat ekspresiku yang sudah tak tergambar.

“Selamat malam noona”

“Jaga dirimu baik-baik”

Tubuh mungil itu memelukku hangat. Ia akan segera berangkat.
Semakin sakit rasanya. Aku ingin sekali mencegahnya untuk pergi. Aku…. Aku menag tak bisa kehilangannya.

Rasanya bertambah berat. aku semakin tidak bisa melepasnya untuk pergi. Bukankah seharusnya aku senang ia pergi, dengan begitu aku dapat melupakannya, tapi aku tidak tau apa yang terjadi denganku. perasaan aneh, tidak nyaman muncul disaat-saat aku menatapnya untuk yang terakhir.

dan kemudian sosok itu melangkah pergi.

__

suara isak tangis itu benar-benar membuatku gila. semua orang menangis tak karuan.

Mungkin telah aku temukan jawaban dimana rasa takrelaku atas keberangkatan taeyeon pagi tadi. Semua orang kini menangis. Kecelakaan Pesawat Naas itu terjadi. Tubuh itu sudah tak berbentuk lagi. ia telah pergi.

Apa yang terjadi sebenarnya? aku hanya ingin melupakannya, tapi bukan berarti ia harus benar-benar menghilang. Apa mungkin ini adalah cara untuk aku melupakannya?

ya, Tuhan sudah mengatur semua.

Sampai kapanpun kau selalu menjadi bagian dari dirku. Terimakasih untuk segalanya. Taeyeon noona.

FIN

——

haaaiii semuaaaaaa *tebar cinta*

akhirnya setelah 2 bulan gue gak ngepost ff.. gue kangen ngepost ff ya -..- tapi gimana dong gue udah gak bisa buat ff lagi -____- kemampuan merosot drastis tis tis tis!! typo ada di mana-mana, gak bisa nuangin ide ke dalam tulisa lagi… yah mati ajalah saya jadi author *kubur diri*

bagi yang berbaik hati, berhati suci lemah lembut tidak sombong yang udah baca ff gue yang ini nih.. yang gaje bin ajaib mampus..

MAKASIH BANYAK SEMUANYAAAAAAA *ciumin satu-satu(?)*

jangan kupa

RCL!!

READ COMMENT LIKE

Iklan

11 pemikiran pada “YOU

  1. author, annyeong aku reders baru nih =D
    salam kenal yaa ^^

    ff ini keren, aku bisa dpt bgt feel nya, endingnya juga walaupun bikin galau tp aku suka =D keren deh 😉
    oh iya thor, aku baca disalah satu blogspot. katanya kalo mau req cover ff boloeh ke auhtor? bener kah?
    kalau bener, aku boleh req gak thor? ayolah thor, plisss, jebbal *lemparinSungmin
    aku juga auhtor di KSI, tp aku paling gak ahli bikin cover =.=
    boleh ya thor…. kelar nya gak harus cepet kok 😀
    kalo auhtor bersedia, tolong bikinin ya thor. foto kyuhyun sj, and sooyoung snsd (soo nya yg di 3rd hospital) judulnya love after married, authornya Naomiinsy, tema cover nya agak galau-galau juga thor 🙂
    pliss ya thor…
    mian, gomowo =D

  2. Huhuuu~ aku baca ending nya shock!!
    Pesawat nya kecelakaan???
    Jadi itu firasat buruk nya Suho donk yg ga rela Taeyeon pergi???
    Sad ending, huhuhu~~

  3. Daebakk!!
    bagus ceritanya..
    walaupun aku harus memutar mutar otakku, tp ceritanya Daebak banget!!
    jempol dah buat Authornya..
    keep writing thor~~ never give up ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s