It must be YOU [Part 1/3]

biub

Title : It must be YOU [Part 1/3]

Author : Shinstarkey (@nanonadiaa)

cast :

  • Key Kim Kibum
  • Amber Josephine liu

Genre :Romance

Length : 3 part

Rating : PG

Language : Indonesia

Disclaimer : Only Plot is mine. characters they belong to God and themselves

SHINSTARKEY COMEBACK WITH NEW KEYBER FANFICTION

HOPE YOU LIKE IT

.

NOT FOR SILENT READER

.

It must be YOU

.

Perjodohan

.

 

Amber menarik nafasnya panjang sambil memejamkan matanya, menikamati udara segar yang menerpa tubuhnya. “Ah pagi ini udara segar sekali” Ucapnya.

Amber , gadis berambut pendek dengan tampilan seperti laki-laki  itu menatap jalanan di depannya sambil mengikat tali sepatu. Ia tersenyum tipis, menoleh ke arah jam tangan hitamnya.
“Ya. tepat!” sahutnya singkat. Matanya fokus menatap gerbang hitam di ujung jalan, dengan dua orang berseragam satpam yang hendak menarik gerbang itu sampai tertutup.
Amber menarik nafasnya. “Mulai!!” Teriaknya dan kemudian ia berlari kencang menerobos kedua satpam tersebut sebelum sempat gerbang itu tertutup.

“Kau ini masih murid baru. Mengapa sudah sering telat seperti ini?” Mr.Alex mengarahkan penggaris panjangnya ke arah Amber sambil mengeluarkan beberapa kata yang menurutnya patut untuk di berikan pada Amber.
Amber hanya menundukan kepalanya. bukan karena ia takut, tapi karena ia malas menatap salah satu guru yang cukup membosankan baginya.
“Sudah kau kembali ke kelasmu” Sahut Mr. Alex dan Amber pun dengan cepat melesat menuju kelasnya.
.

Lorong yang ribut memang sudah biasa ia temui saat berjalan menuju kelasnya, namun kali ini berbeda. Suasana ramai yang tidak biasa terjadi disana, tepatnya di depan kelas Amber. Amber yang berjalan santai menuju kelas sambil memegang tali tas ranselnya menaikan alis, menatap kearah kerumunan orang yang dengan wajah aneh berkumpul untuk melihat ke dalam kelas tersebut.
Ada apa sebenarnya? Ada apa di dalam kelasnya? Apa disana ada yang sedang berkelahi? Kekanakan sekali mereka, orang berkelahi untuk apa di lihat? Bukan kah harusnya di pisahkan? Tanya amber pada dirinya sendiri.
Tanpa memperdulikan yang lain, Amber menerobos kerumunan orang itu dan masuk ke kelasnya dengan rasa penasaran.

“Dia datang” Suara seorang laki-laki dengan seragam rapih dan kacamata   yang Amber tahu itu adalah kakak kelasnya, membuat seluruh manusia-manusia di sana, yang berada di dalam kelas maupun di luar menoleh cepat pada amber.
Ada apa ini sebenarnya?
Amber menoleh ke arah sekitarnya menyadari puluhan bahkan ratusan mata itu mentapnya tajam. Kumpulan gadis-gadis cantik di ujung kelas menatapnya dengan tatapan sinis serta ocehan mereka yang tak dapat di dengar oleh amber sendiri. apa ia berbuat kesalah? yang benar saja?
“Tunggu! apa yang terjadi sebenarnya?” Sahut amber dengan lantang. ia risih dengan keadaan seperti ini. Semua menatapnya dengan tatapan aneh.

“Ehem. Biarkan aku melihat calon istriku.” Suara itu sukses membuat seluruh orang disana tercengang kaget dengan mulut yang terbuka. Taklama, sosok yang tadinya terhalang beberapa orang didepannya itu berjalan maju, melangkah untuk mendekati gadis dengan wajah tampan yang kini berdiri kaku di depan pintu kelas.

Key. Laki-laki yang nyatanya adalah seorang Model yang cukup terkenal di kalangan remaja kini berdiri tepat di hadapan Amber. Amber membuka matanya lebar saat menatap laki-laki itu. Selama ini Key yang berada satu tingkat di atas Amber memang bersekolah di sekolah itu namun mereka tak saling kenal sama sekali. dunia mereka memang tidak sama. Amber gadis tomboy yang berada di kalangan sederhana dan biasa saja, sedangkan Key, model terkenal dengan kehidupan mewahnya.

“Kau Amber Josephine Liu, bukan?” Laki-laki itu tersenyum tipis. Amber mengerjapkan matanya berkali-kali. Tunggu apa yang terjadi? Apa ini mimpi?
Amber menganggukan kepalanya pelan. sungguh ini tidak masuk akal menurutnya. Laki-laki yang tetlihat menggilai fashion itu mengulurkan tangannya dan mulai membuka mulutnya lagi.
“Aku Key. Calon suami-mu”
“……………”
.

“Kau bisa jelaskan pada kami apa yang sebenarnya terjadi? Apa hibunganmu dengan diva Key itu?” Krystal mengarahkan pandangannya pada Amber, di ikuti oleh ketiga temannya itu.
Amber yang terduduk sambil memendamkan wajahnya di antara kedua tangannya masih terdiam dengan posisi itu. Tak lama ia mendesis dan mengangkat wajahnya. “Dia anak bos daddy. dan.. oh gosh aku di jodohkan”
Keempat pasang mata yang terbuka itu menatap Amber lurus dengan wajah tak percaya.
Amber menghela nafasnya. Ini seperti lelucuan aneh! Mana ada acara perjodohan seperti itu. Kalau caranya seperti itu ia tak akan hidup bebas lagi sekarang.
.
Key mengangkat kepalanya sambil menatap keempat orang yang berada di ruang tamu kediamannya―secara bergantian. Ayah, Ibu dan pasangan suami istri yang mungkin  mereka bukan sesuatu yang asing lagi bagi Key. Mr. Liu dan istrinya, kedua orang yang pernah mengurus key ketika ia tinggal di Amerika saat umurnya menginjak 8 tahun.

“Aku tak menyangka kau sudah tumbuh sangat dewasa Key..” Tutur Mrs. Liu sambil mengembangkan senyumnya. Jujur saja Key sudah menganggap wanita itu sebagai ibu nya yang kedua, ketika ibu kandung Key memutuskan untuk menitipkan anak tunggalnya dan menyelesaikan proyek kerja keluarga kim itu.

Key tersenyum ramah kepada wanita itu dan kemudian menatap pria paruh baya di sebelahnya “Aku senang bertemu dengan Mr. dan Mrs. Liu lagi.. Aku rindu dengan masakan mu, Mom”

Mrs.Kim membuka suaranya sebelum keheningan muncul di antara mereka. “Jadi kau sudah bertemu dengan Amber? Apa benar dia junior mu di sekolah, Key?”

Nafas Key terasa tercekat, dan kemudian matanya mulai melirik kearah ibunya. Inilah yang sungguh tidak bisa ia hindari lagi. Keluarganya dan kemudian Keluarga Liu. Rencana yang di buat mereka dengan waktu yang terbilang singkat.
Key bahkan tak bisa mengelak tentang perjodohan yang mereka rencanakan. Ia menyayangi dan menghormati keluarga Liu. ia bahkan sudah bersumpah akan menganggap keluarga Liu sebagai keluarganya sendiri sewaktu ia kecil.
dan kemudian ia menemukan fakta bahwa ia akan di jodohkan dengan gadis kecil itu…….
gadis kecil? Sungguh dia adalah gadis kecil itu?

“Hmm ya aku sudah menemuinya di Sekolah” Jawab Key singkat. Key memijat keningnya dan tersenyum dengan hambar.
“Kalian tak memberi tahu tentang hal ini kepadanya?” Tanya Key dengan hati-hati.

Mrs.Liu tersenyum dan kemudian menatap Key. “Kami baru saja sampai di Seoul hari ini, jadi kami belum sempat memberi tahu Amber sama sekali”

Key Hanya terdiam dan mungkin ini menjadi hal terkaku baginya menghadapi keadaan seperti ini. menikah? bahkan ia tak berfikir untuk memiliki hubungan serius dengan gadis karena karirnya saat ini. dunia permodelan yang bisa di bilang menutup pikirannya kearah hal itu. Hidupnya telah berunah banyak setelah meninggalkan Amerika.


Amber membuang tasnya kearah sofa kecil di kediaman miliknya. Amber menghembuskan nafas dengan pasrah.
apa yang terjadi hari ini sungguh membuat ia tak bisa mengendalikan dirinya sendiri. sungguh, laki-laki yang tiba-tiba mengaku sebagai calon suaminya itu menghantui amber.  bahkan ia tak mengingat apapun yang laki-laki itu katakan tentang dirinya dan laki-laki itu. apa mereka pernah kenal? amber rasa tidak.

amber meraih telepon rumahnya dan berusaha menghubungi orangtuanya yang berada di Amerika.  Amber mendesis pelan menunggu panggilan itu terjawab. rasanya resah sebelum ia menemukan kejelasan tentang Key dan keluarganya tersebut.

tut…tut… tut…

“oh gosh.. come on.. mom angkatlah.. kau membuatku bingung mom” desis amber sambil mencoba berkali kali menghubungi keluarganya itu.

ting.. tong..

suara bell rumah itu membuat amber manghentikan kegiatannya dan menoleh sedikit kearah pintu utama. Amber meletakan lagi telepon yang ia genggam di tempat semula dan kemudian berjalan kearah pintu utama apartement nya, membuka pintu tersebut dengan rasa malas.

“Amber” suara yang tak asing lagi baginya.
“Mommy… kau ada disini? yang benar saja mom? kau tak memberitahuku bahwa kau akan kesini..” dengan segera Amber memeluk ibunya yang ia ridukan. selama amber memutuskan untuk bersekolah di Korea, hanya sedikit waktu yang dapat ia gunakan untuk bertemu dengan keluarganya.
Amber mengiringi ibunya untuk masuk kedalam apartement sambil menggandeng tangan ayahnya.
“Jackie tidak ikut?”
“ia sedang meneruskan tugas akhirnya di universitas ia menitip salam untukmu” jawab sang ayah yang menaruh beberapa barang miliknya dan sang istri.

Mr.Liu duduk tepat di samping Amber dan bersender pada sofa yang ia duduki. Amber menatap kedua orangtua nya secara bergantian dan menerawang sesuatu. rasanya sangat aneh jika kedua orangtuanya datang tanpa maksud tertentu. apa ini ada hubungannya dengan sang Model yang mengaku sebagai calon suaminya itu?

“mom? dad? tentu kalian tak mungkin tanpa alasan datang kesini bukan?” tanya amber sambil berusaha menerawang raut wajah dari ayah dan ibunya.

mrs.liu tersenyum dan membelai halus rambut pendek milik gadis itu. “tentu saja. kami akan menjalankan misi penting disini” jawab mrs.liu dengan nada bercanda.

Amber mengerutkan keningnya dan menatap ibunya “tunggu mom, apa maksudmu? apa ini ada kaitannya dengan Model terkenal bernama key yang menghebohkan sekolah dengan mangaku sebagai calon suamiku?”

mr.liu tertawa saat mendengar amber menjelaskan dengan detail apa yang terjadi ketika ia bertemu dengan Key. dan kemudian ia mulai mengambil suara. “maafkan kami amber, ini terlalu cepat dan mungkin kami dengan seenaknya mengambil keputusan. tentang key itu, ia memang akan menjadi calon suami mu”

amber membuka matanya lebar dan menatap ayahnya, tidak percaya. bahkan amber tak bisa berkata-kata lagi saat ini. kenapa harus dia? dan kenapa harus ada acara perjodohan?

“amber, mommy tau kau pasti kaget tapi ini adalah hal yang terbaik untukmu” mrs.liu membelai  halus rambut amber yang kini bertingkah seperti anak balita dengan mengerutkan wajahnya dan memberengut sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada.

“mom, kenapa harus aku? kenapa tidak jackie saja yang di jodohkan? dan apa kalian ketinggalan zaman? masihkan harus di berlakukannya acara perjodohan?”

mr.liu tersenyum. “daddy harap kau bisa menerimanya, amber”

amber menghela nafasnya. sungguh ini tidak adil baginya. walau amber belum mempunyai laki-laki yang mendampinginya tapi ia rasa ini tidak adil, amber masih ingin bebas menjalani harinya tanpa laki-laki atau bahkan suami. oh god! ini tidak mungkin. teriak amber dalam hati.

.

ting….tong..

suara bell apartement itu berbunyi. amber yang tengah sibuk mengenakan kaus kaki sambil menggigit sepotong roti kini mendesis pelan.

siapa yang datang pagi-pagi seperti ini? menyusahkan saja. batin nya.

“amber kau tidak membuka pintu itu?” teriak mrs.liu dari dapur. amber memutar bola matanya dan mendesis lagi.

“iya mom, aku akan segera membukanya” balas amber sambil bergegas berjalan kearah pintu.

laki-laki itu berdiri dengan seragam yang telah ia modifikasi sediri. Key berdiri kaku di depan pintu apartement amber. Amber yang kaget dengan kedatangan tamu yang belum pernah sama sekali mengunjungi kediamannya kini hanya bisa tercengang dan menatap Key dengan mata nya yang bulat.

“Kau? mencari siapa?” tanya amber tanpa memalingkan wajahnya dari laki-laki itu. amber masih berharap bahwa kejadian kemarin adalah mimpi dan ia tak mengenal laki-laki di depannya.

key mendesis pelan lalu memutar bola matanya. “aku mancari kau Amber Josephine”

“A-aku?”

“ah key.. benarkah itu kau?” terdengar suara dari arah belakang amber. amber sampai tak percaya bahwa kini ayahnya berdiri di sebelahnya sambil menepuk bahu laki-laki yang ada di hadapannya.

apa? mengapa ayahnya sangat akrab dengan laki-laki itu? Pikir amber dalam hati. Amber menatap ayahnya dan key secara bergantian, Sedangkan kedua laki-laki yang sudah terlihat sangat akrab itu kini malah berjalan masuk ke dalam rumah tanpa memperdulikan kehadiran amber disana.

“apa-apaan ini?” desah amber dengan kesal sambil menutup pintu apartementnya.

.

Amber menopang kepalanya pada meja makan dimana kedua orangtuanya serta orang asing itu duduk sambil tersenyum dan tertawa dan bercerita. Mereka terlihat begitu akrab satu sama lain. Bagaimana ibu dan ayahnya  begitu gembira menyambut kedatangan key dan mereka sama sekli tidak terlihat kecanggungan. Mereka seperti sudah kenal lama. Dari mana laki-laki itu mengenal orang tua amber? Dan… dia memanggil ibunya dengan sebutan yang sama, Mommy.  Itu lah yang terus menerus ada di pikiran amber.

“jadi Key, kau kesini untuk menjemput amber? Rasanya manis sekali jika kalian berangkat bersama kesekolah” Mrs. Liu menatap key dan Amber dengan senyum yang sangat manis. Amber menghela nafasnya, tidak habis fikir apa yang di alaminya saat ini.

“iya mom, aku akan berangkat bersama Amber” jawab key dengan nada yang terdengar manis. Tidakkah ibunya tahu bahwa laki-laki asing itu terkenal sedikit membangkang jika di sekolah ?

Amber menarik tas nya dan bangun dari duduknya serta mengalihkan pandangannya dari ketiga orang di depannya itu. Membuat perhatian di antara ketiganya tertuju  pada amber.

“amber? Kau mau kemana, hm?” Tanya Mr.Liu pada anak bungsunya. Amber menoleh sedikit kearah ayahnya dan menyelempangkan tali tasnya di bahu.

“aku ingin pergi ke skolah, aku tidak mau di hukum lagi oleh Mr. Alex, dad” jawab amber dengan nada yang datar.

Key yang duduknya tepat di sebelah amber mengambil tissue dan membersihakn sudut sudut bibirnya dengan sopan lalu menatap Mr. dan Mrs. Liu dengan senyuman. “Kalau begitu aku akan berangkat juga, mom, dad… “ sahut key. Bahkan ia terdengar seperti anak kandung dari pasangan Liu itu.

Amber tanpa menoleh kearah orangtuanya kini mendesah dan mengucapkan salam sebelum ia meninggalkan apartement keluarga Liu tersebut di susul oleh Key yang berjalan tepat di belakang Amber.

.

Seuasana hening pada Mobil sedan mahal milik pewaris Tunggal keluarga Kim. Key fokus pada jalanan di depannya sedangkan Amber hanya bersender dan memandang pohon-pohon yang berlalu ketika mobil itu berlaju. Amber menarik nafas panjang, bahkan kini otaknya sudah mulai memanas memikirkan keluarganya yang bertingkah aneh. Amber ngalihkan pandangannya pada laki-laki di sampingnya.

“Sejak kapan kau kenal dengan kelurgaku?” Tanya amber tiba-tiba pada Key. Key yang daritadi masih fokus pada jalanan di depannya kini tersentak dan menoleh sekilas pada Amber. Key memiringkan kepalanya dan berdeham singkat.

“hm sejak aku kecil” jawab key singkat sedangkan amber memandangnya dengan penuh Tanya.

“kecil?”

Key mengangguk namun hanya terdiam. Amber yang sedikit shock juga tetap menutup mulutnya.  Key menatap Amber sekilas dan mendesis.

“kau sangat kaget dengan perjodohan ini?”

“tentu saja, aku bahkan tak pernah terpikir sedikitpun. Bagaimana orangtua kita bisa berfikiran seperti ini, hey? Bahkan aku tak mengenalmu dan tunggu sebentar, kau dan aku adalah sesuatu hal yang berbeda”

Dengan cepat key menatap Amber, seakan tidak percaya dengan apa yang di katakana Amber barusan. “berbeda? Apa yang membuat kita berbeda?”

amber mengerucutkan bibirnya sambil memainkan tali tas yang ada di pangkuannya. “Kau adalah model terkenal, sedangkan aku bukan apa-apa. Dan aku tidak suka dengan ketenaran” jawab amber sambil mengalihkan pandangannya dari Key.

Key tersenyum tipis “ya! Kau dan aku sama saja manusia. Jangan membeda-bedakan seperti itu”

Mobil tersebut sudah terparkir dengan rapih pada  halaman sekolah yang cukup megah itu. Amber menyadari bahwa puluhan pasang mata itu menatap kearah mobil diamana terdapat dirinya dan Key. Amber menghela nafasnya. Oh god.. ia tahu ini akan terjadi. Setelah kemarin menghebohkannya sekolah dengan kehadiran Key di kelas Amber sekarang Amber dan key sudah terpergok berangkat bersama. Ia yakin ini sudah menjadi berita utama seluruh sekolah. Ia yakin dan ia benci itu.

Amber membuka pintu mobil itu dengan rasa tidak nyaman akibat tatapan-tatapan itu serasa membunuhnya. Sedangkan key bertingkah seperti tidak ada apa-apa. Bagaimana laki-laki itu bisa bertingkah layaknya mereka benar-benar sudah salinhg kenal dan akan segera menikah?

Amber berjalan sambil menundukan kepala sedangkan key yang tepat berada di sebelahnya dengan kaca mata hitam dan gaya modelnya tersebut hanya berjalan dengan santainya. Amber manatap key dengan kesal dan kemudian matanya menemukan keempat temannya yang kini memandang Amber dengan wajah tak percaya.

Dengan cepat amber menghampiri keempat temannya dan mencoba mengabaikan laki-laki dengan banyak penggemar disana. Namun sebelum amber sempat kabur dari kawasan penuh sesak bersama teman-temannya, key dengan cepat memanggil namanya membuat Amber menghentikan langkahnya tanpa menoleh.

“Kita bertemu lagi seusai sekolah,ok?” sahut laki-laki itu dengan suara yang keras. Amber memijat keningnya dan mengangguk pasrah kemudian segera berlari meninggalkan kawasan penuh sesak dimana laki-laki asing itu berada.

.

“Sungguh! Aku kira kejadian kemaren hanya bercanda… tapi sekarang apa yang kalian lakukan? Kalian bahkan berangkat bersama!!!” sulli menatap Amber dengan kegembiraan begitu juga Luna, Krystal dan Victoria yang berada di sekeliling amber.

“Kalian tahu? Dia bahkan sudah sangat akrab dengan kedua orangtua ku. Aku tak mengerti dia itu siapa” jawab amber dengan nada yang pasrah dan wajah memberengutnya.

“mungkin saja dia temanmu sewaktu kecil?” Victoria mengerutkan keningnya membantu amber untuk berfikir. Amber menggelengkan kepalanya dan mengembuskan nafas “ entahlah aku tak ingat siapapun temanku waktu kecil ketika di Amerika. Mungkinkah dia temanku?”

Keempat temannya hanya mengangkat bahu membuat amber merasa harus pasrah dengan semua keadaan ini.

keadaan yang membuatnya harus berdekatan dengan laki-laki asing yang entah mengapa membuatnya berfikir keras tentang kehadiran laki-laki itu dalam hidupnya saat ini.

.

“kau mau kemana?”
“mengapa kau pergi sekarang?”
“kau pembohong aku benci padamu!!”

.

Amber mengusap wajahnya saat alarm berbunyi tepat di sebelah tempat tidurnya.
mimpi aneh lagi.

To be Continued….

Hey hooo~ Akhirnya author yang selama beberapa waktu terakhir ini tidak membuat ff yang bercast Shinee f(x) kali ini mengeluarkan ff lagi dengan cast Shiny effects.. hahahaha sebenernya ada yang kangen gak sih sa,a ff Shiny Effects gue? dulu di ffindo banyak yang suka Shiny effects tapi berhubung semua authornya pada berubah aliran gue rasa yang doyan shiny effects juga pada pergi -___-

okee kali ini gue bikin ff buat menebus ff KEYBER OUR BABY yang GAK BISA gue lanjutin lagi. kenapa? Pikiran tentang ff itu udah menghilang sejak 2 tahun yang lalu -__- jadi bener bener gak bisa mikir lag..

Jadi gue mohon maaf ya? soalnya sampe sekarang masih ada yang nungguin our baby :(( gue juga sedih ide gue berhamburan padahal kece loh idenya /plak

Sekarang ff yang gue post ini sudah selesai dengan selamat (?) jadi gak ada tuh ceritanya mandek mandek ahahhaha tadinya gue mau buat oneshot tapi jadinya kepanjangan.. hadeh payah -___-

YANG UDAH BACA.. MOHON COMMENT DAN LIKE NYA YAAAA~ Promosiin juga kalau bisa ke keyber shipper yang lain.. karena saat ini keyber shipper lagi sangat merana (?) dan perlahan menghilang huhuhuhuh sedih ah

terimakasih semuanyaa~

Iklan

10 pemikiran pada “It must be YOU [Part 1/3]

  1. EONNI…… YOU’RE BACK..!!!! #sokakrab xD gpp lah yah. Akhirnya lu balik jga ke dunia ff. Jujur nih gw kangen banget sma karya ff lu yg kerennya hanya tuhan yg tahu(?) sebenernya udah nemu nih ff seja hri senen, tpi baru sempet baca skarang. Keren, Key kyknya niat banget pengen nikahn Amber. Hohoho….. Lanjutin eon…!! ASAP…!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s